Minggu, 04 November 2012

Kerugian Amerika Tak Terhitung karena Badai Sandy



Top of Form




Bottom of Form
           Tim penanggulangan bencana di kawasan timur laut Amerika Serikat masih terus mencari korban tewas di antara puing dan reruntuhan, empat hari setelah badai super besar Sandy menghantam pesisir timur Amerika, lansir Euronews (2/11/2012). Sementara para petugas memperingatkan bahwa jumlah korban tewas masih akan terus bertambah, pihak asuransi mengaku tidak dapat menghitung kerugian yang dialami Amerika.
Korban tewas yang sudah ditemukan sedikitnya mencapai 92 orang. Jumlahnya akan melonjak tajam seiring dilakukannya pencarian korban dari rumah ke rumah di wilayah pantai timur. RMS, sebuah perusahaan yang menghitung angka kerugian akibat bencana besar untuk asuransi industri mengatakan, kerusakan yang disebabkan oleh badai Sandy begitu banyak dan meluas sehingga tidak mungkin untuk menghitung berapa kerugian yang dialami warga, industri dan negara AS.
Warga harus mengantri panjang untuk mendapatkan bahan bakar untuk kendaraan dan generator mereka, seiring dengan terjadinya kelangkaan BBM meskipun pipa-pipa dan tanker minyak sudah kembai melakukan aktivitas pengiriman.
“Kami tidak punya listrik, tidak ada bensin, semuanya mati di Jersey City. Jadi kami menuju ke sini dan kehabisan bensin di tengah perjalanan. Akibatnya kami harus berjalan kaki untuk mendapatkan bensin,” kata seorang warga New Jersey.
New York mengalami jalan-jalan macet dengan banyaknya kendaraan yang mencari bahan bakar. Sistem transportasi publik belum beroperasi penuh. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, air yang dibawa oleh badai Sandy mengakibatkan sistem kereta bawah tanah lumpuh total, demikian pula transportasi bus umum belum beroperasi penuh.
Keamanan menjadi masalah tersendiri, karena listrik padam yang dialami jutaan rumah dan gedung perkantoran membuat daerah terdampak mengalami kegelapan, sehingga rawan tindak kriminal.
Sampai Jumat kemarin, kerugian diperkirakan sudah mencapai 50 milyar dolar, atau dua kali lipat dari perkiraan sebelumnya. Dan angka itu masih akan terus membengkak.

Referensi: 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar